Kita percaya pada penyembuhan alami dalam tubuh terhadap penyakit. Dengan dasar pemikiran ini, maka diperoleh kepastian, bahwa “Buah-buahan dan jus”, adalah salah satu strategi untuk menyembuhkan kanker dan penyakit kardiovaskuler.
Dengan dasar pemikiran ini, pada akhirnya, obat untuk kanker sudah ditemukan, keberhasilan dalam menyembuhkan kanker ádalah sekitar 80%, memang pasien kanker tidak seharusnya mati.

Apakah Anda percaya atau tidak ?

Sebelumnya kita semua berpikir, bahwa makan buah berarti hanya membeli buah-buahan, memotong buah itu dan hanya memasukkannya ke dalam mulut kita.
Seharusnya, ini tidak sesederhana yang kita pikirkan.
Ini penting untuk mengetahui bagaimana dan kapan harus makan buah, dan seperti apa cara yang tepat makan buah ?

BUAH-BUAHAN HARUS DIMAKAN PADA SAAT PERUT KOSONG, BUAH TIDAK DIMAKAN SETELAH ANDA MAKAN !

Seperti kebiasaan kita selama ini, bahkan dengan istilah “pencuci mulut”

Jika kita makan buah dengan cara yang benar seperti disebutkan diatas, maka buah akan memainkan peranan penting untuk mendetoksifikasi sistem kita, menyediakan kita dengan banyak energi untuk menurunkan berat badan dan kegiatan kehidupan kita lainnya.

BUAH ADALAH MAKANAN PALING PENTING.

Katakanlah Anda makan dua potong roti dan kemudian sepotong buah.
Potongan buah seharusnya secara cepat pergi langsung melalui lambung ke dalam usus, tetapi bila rotinya masuk lebih dahulu, maka proses menjadi terhambat. Sementara itu, seluruh makanan membusuk dan berfermentasi dan berubah menjadi asam. Menit berikutnya si Buah datang dan kontak langsung dengan makanan di perut dan pencernaan, seluruh massa makanan mulai menjadi rusak.

Jadi silahkan makan buah-buahan pada waktu perut kita kosong atau sebelum kita makan !

Kita sering mendengar orang-orang mengeluh – setiap kali aku makan semangka aku bersendawa, ketika aku makan durian perutku kembung, saat saya makan pisang aku merasa harus lari ke toilet, dll –

Sebenarnya semua ini tidak akan muncul jika kita makan buah pada saat perut kosong.
Buah bercampur dengan makanan lain akan membusuk dan menghasilkan gas dan dengan itu kita akan kembung !

Rambut beruban, botak, ledakan gugup, dan lingkaran hitam di bawah mata semua TIDAK akan terjadi jika kita makan buah pada waktu perut kosong.

Menurut Dr Herbert Shelton yang melakukan penelitian tentang hal ini, bahwa semua buah-buahan menjadi basa dalam tubuh kita, termasuk buah yang bersifat asam seperti jeruk dan lemon.

Jika kita telah menguasai cara yang benar makan buah-buahan, kita memiliki Rahasia kecantikan, umur panjang, kesehatan, energi, kebahagiaan dan berat badan normal.

Makan buah utuh lebih baik daripada minum jus, tetapi:
Jangan makan buah-buahan yang sudah dimasak, karena kita hanya bisa mendapatkan rasa saja, kita tidak mendapatkan nutrisi sama sekali, memasak buah akan menghancurkan semua vitaminnya.

Tetapi jika kita hanya bisa minum jus, maka:
Minumlah Jus buah yang Fresh, Tidak dari kaleng.
Jangan minum jus yang telah dipanaskan.
Minumlah seteguk demi seteguk secara perlahan, karena kita harus membiarkannya bercampur dengan air liur kita sebelum menelannya.

Kita dapat melakukan 3-hari makan buah untuk membersihkan tubuh kita.
Hanya makan buah dan minum jus buah selama 3 hari dan kita akan terkejut ketika teman kita memberitahu kita bagaimana kita tampak berseri-seri !

KIWI:
Kecil tapi kuat. Ini adalah sumber yg baik terdiri dari kalium, magnesium, vitamin E & serat.
Berisi vitamin C dua kali lipat dari jeruk.

APEL:
Sebuah apel sehari membuat Anda jauh dari dokter.
Meskipun sebuah apel memiliki kandungan vitamin C rendah, ia memiliki antioksidan & flavonoid, yang dapat meningkatkan aktivitas vitamin C, dengan demikian membantu untuk menurunkan resiko kanker usus, serangan jantung & stroke.

STRAWBERRY: Buah pelindung.
Stroberi memiliki kekuatan antioksidan total tertinggi antara buah-buahan utama & melindungi tubuh dari penyebab kanker, penyumbatan pembuluh darah-radikal bebas.

JERUK: obat yang manis.
Memakan 2-4 jeruk dalam sehari dapat membantu agar pilek menjauh, menurunkan kolesterol, mencegah dan melarutkan batu ginjal serta mengurangi resiko kanker usus.

SEMANGKA: Pendingin pemadam haus.
Terdiri dari 92% air, juga dikemas dengan dosis raksasa glutathione, yang membantu meningkatkan system kekebalan tubuh kita.
Semangka juga merupakan sumber utama likopen – oksidan melawan kanker. nutrisi lain yang ditemukan di semangka adalah vitamin C & kalium.

JAMBU & PEPAYA:
penghargaan paling TOP untuk vitamin C, mereka adalah pemenang untuk vitamin C.
Jambu biji juga kaya serat, yang membantu mencegah sembelit.
Pepaya kaya akan karoten, ini adalah baik untuk mata Anda.

MINUM AIR DINGIN SETELAH MAKAN = KANKER !

Apakah Anda Percaya ?
Bagi mereka yang suka minum air dingin, bacalah artikel ini, karena berlaku untuk Anda.
Memang enak minum segelas minuman dingin setelah makan, namun, air dingin akan membuat hal-hal yang berminyak yang baru saja dikonsumsi menjadi solid (beku).
Hal ini akan memperlambat pencernaan.
Ketika ‘lumpur’ tersebut bereaksi dengan asam, maka akan diserap oleh usus lebih cepat daripada makanan padat. Mereka akan berbaris di dalam usus, bergerak sangat cepat dan akan berubah menjadi lemak dan menyebabkan kanker.

Cara terbaik adalah untuk minum sup panas atau air hangat setelah makan.

PROSES SERANGAN JANTUNG, Catatan serius mengenai serangan jantung:
Perempuan Harus tahu bahwa tidak setiap gejala serangan jantung akan menyerang lengan kiri.
Waspadai rasa sakit yang sering di rahang.
Anda mungkin belum pernah sakit pada bagian dada selama serangan jantung.
Mual dan sering berkeringat juga gejala umum.
Enam puluh persen orang yang mengalami serangan jantung pada saat mereka sedang tidur dan tidak bisa bangun. Sakit pada rahang dapat membangunkan Anda dari tidur nyenyak.

Mari kita berhati-hati dan sadar, semakin kita tahu semakin besar kesempatan kita bisa bertahan hidup !

Seorang ahli jantung mengatakan, jika semua orang yang menerima informasi ini mengirim ke 10 orang, Anda dapat yakin bahwa kita akan menyelamatkan setidaknya satu nyawa.

Baca . . . . . ini, ini mungkin bisa menyelamatkan nyawa Anda !